Jasa Pengurusan Sertifikasi Bengkel CBU Import

Sertifikasi Bengkel CBU Import

Sertifikasi Bengkel ialah salah satu bentuk kebijakan dari pemerintah dalam hal melindungi para konsumen mobil Completely Built Up (CBU) agar supaya untuk tempat service serta ketersediaan sparepartnya didalam negeri. Maka dari itu semua, sebelum memberikan izin kepada pihak importir mobil Completely Built Up (CBU), syarat agar importir tersebut untuk memilih bengkel yang telah memenuhi syarat tertentu. Bengkel – bengkel inilah yang harus disertifikasi dahulu oleh sebuah perusahaan independen.

Kebijakan dari pemertintah tersebut, klasifikasi bengkel – bengkel bersertifikat ini terdiri dari beberapa tingkatan. Dan kemudian pada kelas tertinggi ialah menjadikan bengkel umum sebagai tempat untuk uji berkala, serta sampai saat ini konsep itulah belum bisa diimplementasikan. Meskipun demikian, subtansi dari konsep sertifikasi bengkel tentu kembali lagi pada masalah perlindungan dan safety konsumen. Info : https://www.sucofindo.co.id

Menurut pelaksanaan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan no. 551/MPP/Kep/10/1999 dipandang perlu ditetapkan ketentuan dan tata cara sertifikasi bengkel umum kendaraan bermotor :

Mengingat :

  1. Keputusan Presiden RI Nomor 235 Tahun 1998 tentang Pengangkatan Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Elektronika dan Aneka, Departemen Perindustrian dan Perdagangan;
  2. Keputusan Presiden RI Nomor 335/M Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabinet Periode Tahun 1999-2004;
  3. Keputusan Presiden Nomor 136 Tahun 1999 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Departemen;
  4. Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 551/MPP/Kep/10/1999 tahun 1999 tentang Bengkel Umum Kendaraan Bermotor;
  5. Keputusan Bersama Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 581/MPP/Kep/10/1999 Tahun 1999 dan Menteri Perhubungan Nomor KM 79 A Tahun 1999 tentang Bengkel Umum Kendaraan Bermotor yang Dibina Sebagai Unit Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor;
  6. Keputusan Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Elektronika dan Aneka Nomor 04/SK/DJ-ILMEA/V/2000 Tahun 2000 tentang Persyaratan dan Penilaian Klasifikasi Bengkel Umum Kendaraan Bermotor.

Dan menurut Keputusan Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Elektronika dan Aneka Nomor 009/SK/DJ-ILMEA/7/2000 tanggal 10 Juli 2000 pada BAB III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 terdiri atas :

  1. Sertifikat kelas I tipe A; B; dan C;
  2. Sertifikat kelas II tipe A; B; dan C;
  3. Sertifikat kelas III tipe A; B; dan C;

Syaratan Untuk Mendapatkan Izin Sertifikasi Bengkel

Adapun untuk persyaratan mendapatkan sebuah izin sertifikasi bengkel, ialah sebagai berikut :

  • Data Umum
  • Data Pendukung lainnya
  • Tahapan Proses

Untuk lebih jelas persyaratan untuk mendapatkan izin sertifikasi bengkel, silahkan hubungi kami di kontak yang sudah tertera dimenu profil. Dan team kami (konsultanlegalitas.com) akan membantu Anda dalam urus izin sertifikasi bengkel agar dapat mempermudah Anda untuk menjalani usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

WhatsApp WhatsApp us